Senin, 11 Juni 2012

MEDIA SOSIAL





Media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Media sosial adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, sosial network atau jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki mungkin merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Sementara jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.

Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan social media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Kita sebagai pengguna social media dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.

Menurut Antony Mayfield dari iCrossing, media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat.

Jika dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa menyampaikan pendapat secara terbuka karena satu dan lain hal, maka tidak jika kita menggunakan media sosial. Kita bisa menulis apa saja yang kita mau atau kita bebas mengomentari apapun yang ditulis atau disajikan orang lain. Ini berarti komunikasi terjalin dua arah. Komunikasi ini kemudian menciptakan komunitas dengan cepat karena ada ketertarikan yang sama akan suatu hal.


Sosial media meghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, batasan ruang maupun waktu, dengan media sosial ini manusia dimungkinkan untuk berkomunikasi satu sama lain dimanapun mereka bereda dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, dan ttidak peduli siang atau pun malam.


Orang yang pintar dapat memanfaatkan media sosial ini untuk mempermudah hidupnya, memudahkan dia belajar, mencari kerja, mengirim tugas, mencari informasi, berbelanja, dll. Media sosial menambahkan kamus baru dalam pembendaharaan kita yakni selain mengenal dunia nyata kita juga sekarang mengenal “dunia maya”. Dunia bebas tanpa batasan yang berisi orang-orang dari dunia nyata. Setiap orang bisa jadi apapun dan siapapun di dunia maya. Seseorang bisa menjadi sangat berbeda kehidupannya antara didunia nyata dengan dunia maya, hal ini terlihat terutama dalam jejaring sosial.


Sosial media dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian besar yaitu :

1. Social Networks, media sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi
 ( Facebook, myspace, hi5, Linked in, bebo, dll).
2. Discuss, media sosial yang memfasilitasi sekelompok orang untuk melakukan obrolan dan diskusi
 (google talk, yahoo! M, skype, phorum, dll)
3. Share, media sosial yang memfasilitasi kita untuk saling berbagi file, video, music, dll
 (youtube, slideshare, feedback, flickr, crowdstorm, dll)
4. Publish, (wordpredss, wikipedia, blog, wikia, digg, dll)
5. Social game, media sosial berupa game yang dapat dilakukan atau dimainkan bersama-sama
 (koongregate, doof, pogo, cafe.com, dll)
6. MMO (kartrider, warcraft, neopets, conan, dll)
7. Virtual worlds (habbo, imvu, starday, dll)
8. Livecast (y! Live, blog tv, justin tv, listream tv, livecastr, dll)
9. Livestream (socializr, froendsfreed, socialthings!, dll)
10. Micro blog (twitter, plurk, pownce, twirxr, plazes, tweetpeek, dll)



Manfaat dari media social tersebut adalah :
            1. Memudahkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang
Jika dahulu kita mengenal artis pujaan Anda lewat koran, majalah, ataupun acara televisi, sekarang, kita dapat mengenal mereka lewat media sosial. Ya, ribuan artis memiliki akun Twitter maupun Facebook yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan para penggemarnya. Anda pun dapat mengetahui kehidupan dan kegiatan sehari-hari mereka dari akun resmi itu. Tidak sebatas itu, kita juga dapat berinteraksi dengan keluarga, saudara, dan teman-teman dengan mudah, tak peduli apakah mereka dekat ataupun jauh.


2. Memperluas pergaulan Media sosial membuat Anda bisa memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas
Tentu saja itu berdampak positif jika Anda ingin mendapatkan pekerjaan, teman, atau bahkan pasangan hidup dari tempat yang jauh atau negara asing. 


3. Jarak dan waktu bukan lagi masalah 
Di era media sosial seperti sekarang ini, hubungan jarak jauh atau long distance bukan lagi halangan besar (meskipun tetap sulit). Anda tidak lagi harus mengirim surat tiap minggu kepada pasangan Anda yang sedang bekerja di luar kota atau luar negeri karena media sosial sudah menghilangkan batasan jarak dan waktu bagi Anda yang harus membina hubungan jarak jauh. 


4. Lebih mudah dalam mengekspresikan diri 
Media sosial memberikan sarana baru bagi manusia dalam mengekspresikan diri. Orang biasa, orang yang pemalu, atau orang yang selalu gugup mengungkapkan pendapat di depan umum akhirnya mampu menyuarakan diri mereka secara bebas. Meskipun memberikan banyak manfaat, ternyata media sosial tidak selalu memberikan pengaruh yang baik dalam hubungan sosial. 



Namun disisi lain juga terdapat dampak negative dari social media, yaitu :
     1.   Menjauhkan orangorang yang sudah dekat 
Orang yang terjebak dalam media sosial memiliki kelemahan besar, yaitu berisiko mengabaikan orang-orang di kehidupan sehari-harinya. Jangan heran apabila Anda lebih sering menghabiskan waktu berinteraksi di dunia maya, apalagi sekarang teknologi smartphone semakin memudahkan Anda untuk mengakses internet. 

     2.   Rentan terhadap pengaruh buruk orang lain 
Seperti di kehidupan sehari-hari, jika Anda tidak menyeleksi orang-orang yang berada dalam lingkaran sosial Anda, hal itu akan lebih rentan terhadap pengaruh buruk. Bahkan menurut John Cacioppo, seorang peneliti dari Universitas Chicago, media sosial bisa mempengaruhi mood Anda, bergantung dengan siapa Anda menghabiskan waktu dan terhadap siapa Anda memberikan perhatian di media sosial. 

      3.   Masalah privasi 
Memiliki banyak teman di media sosial tidak selalu menguntungkan, terutama apabila Anda sering mengungkapkan sesuatu yang seharusnya tidak diketahui orang lain. Media sosial bisa dengan mudah memperburuk citra diri Anda jika Anda tidak memanfaatkannya dengan benar karena apa yang Anda tulis, tautkan, dan unggah bisa dengan mudah dilihat oleh orang lain.
Hubungan Anda dengan orang lain pun bisa terganggu jika Anda menulis sesuatu yang tidak pantas. Selain itu, apakah Anda pernah menyadari bahwa orang lain bisa mengenal Anda tanpa harus sering berkomunikasi dengan Anda? Jika Anda tidak membatasi privasi di media sosial, media sosial hanya akan menjadi "bumerang" dalam hidup Anda. 

Kesimpulannya, pertama, Anda harus bisa menyeimbangkan antara hubungan di dunia nyata dengan hubungan di media sosial. Anda harus bisa menjadikan media sosial sebagai suatu tambahan berharga bagi pergaulan di dunia nyata, bukan malah menggantikannya. Kedua, Anda harus memahami mana yang boleh diungkapkan di media sosial dan mana yang tidak. Ingat, media sosial akan sangat merugikan, apabila Anda tidak bisa melindungi privasi Anda sendiri.

1 komentar:

  1. Salam kenal kak, Saya Ria mahasiswa Psikologi yg lg nyusun skripsi, saya suka artikel kakak bagus, tp boleh tau gak referensinya darimana? Makasih..

    BalasHapus